Pemesanan

cara pesanHUB :

WA / LINE : 0812 9826 6075

085717212458

PIN BB : 5BA00C29

Chat Dengan Kami
Pembayaran

BCA baru
No.Rek: 302-042-9851
AN. EDI JUNEDI

logo bni
No.Rek: 010-288-0636
AN. EDI JUNEDI

logo Mandiri
No.Rek: 120-00-0796118-3
AN. SITI JULAEKHA

Manfaat Jelly Gamat Gold G Untuk Kanker Lambung

kanker lambungJelly Gamat Gold G merupakan produk herbal terbaik yang sudah teruji klinis di dunia kesehatan sebagai obat herbal terbaik untuk mengobati berbagai jenis penyakit kronis. Berikut kami akan memberikan suatu bukti dari manfaat Jelly Gamat Gold G untuk penyakit kanker lambung. Penyakit kanker lambung suatu jenis penyakit yang sampai saat ini di sebut suatu jenis penyakit kronis yang mematikan. Untuk itu bagi Anda yang menderita penyakit kanker lambung segeralah diobati secara serius dan jangan lupa jauhi pantangan-pantangannya. Penyakit ini berada di daerah perut yang berasal dari sel epitel dinding perut dan dapat terjadi diberbagai bagian perut (daerah antral pylorus paling banyak, diikuti oleh daerah fundic lambung kardia, Lambung sedikit lebih kecil), invasi ke dalam dan berbagai bagian lambung. Kanker lambung atau dikenal sebagai gastric cancer merupakan kanker yang berawal pada bagian lambung. Secara global, kanker lambung merupakan penyebab kematian akibat kanker urutan ke-2 bagi pria maupun wanita. Faktor pemicu terkena serangan kanker lambung, yaitu : riwayat keluarga yang menderita penyakit ini, kebiasaan merokok dan minum alkohol, cara mengolah makanan tertentu (seperti makanan yang dibakar kurang matang sehingga masih ada bakteri yang masih belum mati), konsumsi makanan tertentu seperti makanan yang berkadar garam tinggi, makanan dengan pengawet nitrat, alkohol, dan kopi yang dikonsumsi berlebihan atau pada saat perut kosong.

Solusi Terbaik Untuk Kanker Lambung

manfaat jelly gamat gold gJelly Gamat Gold G yang bahan dasarnya terbuat dari teripang atau spesies Golden Stichopus Variegatus yaitu spesies terbaik dan satu-satunya spesies yang mengandung Gamapeptide (tidak ditemukan pada spesies lain). Kandungan yang terdapat dalam teripang emas berdasarkan hasil penelitian adalah Protein 86,8%, Kolagen 80,0%, Mineral, Mukopolisakarida, Glucasaminoglycans (GAGs), Antiseptik alamiah, Glucosamine dan Chondroitin, Saponin, Omega-3, 6, dan 9, Asam Amino, Lektin, Vitamin dan Mineral. Hasil Penelitian Prof. Aleli Gana dan Dr. Florinia Merca dari Fakultas Kimia, University of the Philippines, Filipina menemukan senyawa aktif yang terkandung pada teripang yang mampu menghambat pertumbuhan sel kanker. Senyawa itu bernama lektin. Penelitian itu mengungkap, teripang pada konsentrasi 50 mikrogram menggumpalkan dan menghadang pertumbuhan sel kanker.( Manfaat Jelly Gamat Gold G ).

Sama seperti hasil riset AM Popov, peneliti di Institut Pasifik untuk Kimia Bioorganik Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia. Popov membuktikan teripang berefek sitotoksik alias pembunuh sel kanker berkat kandungan glikosida seperti echinosida A dan B, holotoksin A1, holothurin A dan B, serta curucumariosida G1. Glikosida merupakan senyawa alami yang bersifat antitumor dan antikanker. Selain dapat menyembuhkan kanker lambung secara alami Jelly Gamat Gold G juga dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit lain yaitu di antaranya : Alergi, Anemia, Asam Urat,  Batu Ginjal, Badan Lemah, Darah Rendah, Darah Tinggi, Diabetes, Eksim, Epilepsi, Hepatitis / Liver, Haid Lancar, Jantung, Jerawat, Kanker, Kista, Kolesterol, Luka, Lupus, Maag, Migrain, Nyeri Sendi, Paru-paru, Pendarahan, Perut Kembung, Radang, Sakit Pinggang, Sesak Napas, Stroke, Sinusitis, Thalasemia, TBC, Thypus, Tumor Ovarium, Varises dan penyakit lainnya. 

Bagi penderita kanker lambung kami sangat merekomondasikan Jelly Gamat Gold G karena selain manfaat Jelly Gamat Gold G untuk kanker lambung yang sudah terbukti khasiatnya, masih banyak bukti lain yang membenarkan akan khasiat yang terkandung dalam obat herbal Jelly Gamat Gold G.

Testimoni

(Sumber Trubus, Edisi: Senin, 04 September 2006)

Tumor lambung itu datang dengan isyarat ruam-ruam merah di permukaan kulit Retno Dewi Kurniati yang putih. Demam kemudian mengiringinya. Ia menduga itu gejala serangan cacar air. Namun, 4 jam berselang, kerongkongan perempuan 41 tahun itu seperti tersumbat. Betapa sulitnya bernapas saat itu. Ia merasa maut menjemput sehingga dengan terbata-bata meminta maaf kepada suami.Mendengar kata-kata sang istri, Danu Ismedi-suami Retno-hanya tertegun. Saya mengira istri saya terkena serangan jantung, kenang Danu.

Tak tega melihat penderitaan istri, keesokan harinya Danu bergegas membawa Retno ke dokter. Saran dokter, agar Retno diperiksa di Rumahsakit Mitra Internasional, Jatinegara, Jakarta Timur. Namun sebelumnya, ibu dua anak itu mesti dirontgen dan cek darah. Di rumah sakit rujukan, dokter spesialis penyakit dalam memeriksa hasil tes darah dan rontgen. Kesimpulan dokter: tak ada masalah pada jantung Retno. Dokter menduga, ia hanya menderita gastroartritis alias radang lambung. Oleh sebab itu, Retno hanya diberi resep obat untuk mengurangi mual dan kembung seperti yang diberikan pada penderita maag. Semakin hari derita Retno kian bertambah. Selain sesak napas yang semakin kerap kambuh, perutnya juga membuncit. Di kantor, banyak rekan yang menyangka saya hamil, ujar Retno. Dua pekan kemudian, Danu membawa Retno ke salah seorang kerabatnya yang juga dokter spesialis penyakit dalam. Hasil diagnosis kerabatnya itu pun sama: Retno hanya menderita gastroartritis.

Karena tak ada gejala membaik, Retno mencoba pengobatan alternatif. Sambil mengkonsumsi obat dokter, ia juga mengasup herbal. Sayang, sebulan mengkonsumsi herba itu tak juga mengurangi derita Retno. Ia pun mencoba pengobatan alternatif berupa terapi aura. Hasilnya sama, tak ada perubahan berarti. Retno kembali berkonsultasi dengan dokter klinik di tempatnya bekerja. Dokter menyarankan untuk menemui salah seorang dokter spesialis penyakit dalam lainnya di rumahsakit tempat ia memeriksakan diri pertama kali. Karena penasaran, akhirnya Retno menuruti. Pada Mei 2005, Retno menemui dokter yang disarankan itu. Ia pun menceritakan keluhan dan aneka pengobatan yang tak kunjung menyembuhkan penyakitnya. Sang dokter akhirnya menyarankan untuk dilakukan endoskopi. Setelah dibius, sebuah kamera mikro dimasukkan ke mulut Retno. Secara perlahan kamera itu menyusuri kerongkongan.

Ketika kamera mencapai lambung, dokter melihat kejanggalan. Pada dinding lambung terdapat beberapa benjolan. Pada lambung istri Anda terdapat polip, kata Danu menirukan ucapan dokter. Menurut dr Arijanto Jonosewojo SpPD, spesialis penyakit dalam RS Dr Soetomo, Surabaya, polip lambung semacam tumor. Seperti halnya tumor, polip merupakan pertumbuhan sel dinding lambung (mukosa) yang abnormal. Penyebabnya belum jelas. Kemungkinan besar disebabkan faktor genetik, katanya. Polip menyebabkan produksi asam lambung meningkat. Akibatnya, perut kembung. Dalam jangka waktu tertentu, polip dapat berubah menjadi kanker. Oleh sebab itu harus segera ditangani. Pada tahap awal, pasien diberi obat-obatan untuk meningkatkan kekebalan tubuh sehingga mematikan sel tumor.

Jika sudah membesar, polip harus dibakar. Itulah yang ditawarkan dokter kepada Retno. Meski mulanya ngeri, akhirnya Retno menyanggupi. Pada Juni 2005, ia kembali menemui sang dokter. Setelah dibius, kamera mikro dan alat pembakar berupa batang elastis sebesar sapu lidi dimasukkan ke dalam lambung melalui mulut. Ujung alat berbahan logam yang dipanaskan. Kemudian, ujung alat itu disentuhkan satu per satu pada benjolan-benjolan di dinding lambung hingga luruh. Operasi itu berjalan singkat, hanya 15 menit. Setelah siuman, Retno diperbolehkan pulang. Agar benar-benar sembuh, Retno dibekali 3 obat berupa tablet dan 1 obat cair. Obat tablet dikonsumsi 3 kali sehari masing-masing 1 tablet; obat cair masing-masing 1 sendok makan. Selama penyembuhan, Retno mesti disiplin mengkonsumsi obat. Jika luput, terapi mesti dilakukan dari awal. Ia pun harus berpantang makanan yang menghasilkan gas saat dicerna di lambung, seperti kubis, daun singkong, cokelat, dan keju. Setiap dua pekan, Retno memeriksakan diri. Tak terasa, delapan bulan sudah wanita kelahiran Bogor itu menjalani proses penyembuhan. Selama itu pula ia terus-menerus mengkonsumsi obat-obatan kimia. Namun, kesembuhan tak juga menghampiri. Buktinya saya harus minum obat terus. Berarti lambung saya belum sembuh, katanya. Pada Maret 2006, ia membaca Trubus yang memuat artikel tentang khasiat jeli teripang untuk mengobati penyakit lambung. Karena berharap sembuh, Retno pun menghubungi salah satu agen dan memesan jeli teripang. Jeli gamat-sebutan teripang di Malaysia-itu dikonsumsi 3 kali sehari masing-masing 1 sendok makan. Khawatir menimbulkan efek buruk, Retno berhenti mengkonsumsi obat dokter.

Tiga hari mengkonsumsi jeli teripang, kondisi tubuh Retno mulai membaik. Badan saya lebih fit dan tidur lebih nyenyak, katanya. Keesokan harinya Retno memeriksakan diri. Saat diperiksa, dokter menyatakan kondisi lambungnya sudah membaik. Padahal, pada pemeriksaan sebelumnya, tak satu pun komentar itu terucap dari sang dokter. Ia pun tak dianjurkan lagi untuk memeriksakan diri. Untuk berjaga-jaga, dokter hanya meresepkan satu jenis obat.

Dari testimoni diatas, itu merupakan suatu bukti bahwa Jelly Gamat Gold G sangat ampuh dalam mengobati penyakit kanker lambung tanpa harus melakukan operasi. Dan jelly gamat gold g  sangat aman di konsumsi oleh semua umur bahkan balita sekalipun, dan jelly gamat gold g juga tidak menimbulkan efek samping bagi penderitanya.

Untuk Pemesanan silahkan hub : 

081298266075

085717212458

WA/ LINE : 081298266075

PIN BB : 5BA00C29

 

Pengelola

PUSAT OBAT HERBAL ALAMI
Edi Junedi


WA / LINE : 0812 9826 6075
HP2 : 0857 1721 2458
BB : 5BA00C29


Alamat
:

SUNTER BENTENGAN
Jl.Pohon Beringin
Rt.11 Rw.3 No.11
Kel.Sunter Jaya Kec.Tanjung
Priok Jakarta Utara
Kode Pos 14350

Pengunjung

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner